19 tahun yang lalu aku
masih anak kecil yang hanya bisa menangis ketika popok ku basah, atau merasa
haus...
Seiring waktu berjalan, aku tumbuh dan
menjadi lebih besar dari sebelumnya..
Yang ku tau saat aku berumur 3 atau 4
tahun hanyalah bermain dan tidur..
Hanya mengerti kata “iya ma..”,
sangat gembira ketika digendong ayah.. berebut sepeda dengan kakak.. menangis
ketika merasa kalah.. mengadu kepada ayah ketika kakak tak memberiku permen…
tidur bersama kakak2 ku, ayah dan ibu..
Itu masa kecilku yang indah..
Bermain dengan teman sebaya ku..
bermain disungai, sawah, dan belakang rumah.. itu adalah hal yang indah..
Beranjak dibangku sekolah, aku mulai
mengerti pentingnya belajar, agar aku kelak bisa bekerja..
Jujur cita2 ku saat kecil adalah
dokter, namun saat aku kelas 4 sekolah dasar, tiba-tiba saja aku ingin jadi guru.. Dan saat SMK aku ingin menjadi seorang reporter/jurnalis.
Namun jujur, aku baru mengenal diriku sendiri setelah kuliah disemester 3 jurusan teknik Informatika di salah satu Universitas di yogyakarta.
Aku sangat menyukai menulis, dan menceritakan pengalaman ku di buku.
dan aku lebih tertarik menjadi seorang psikologi bukan di IT ini :(
namun sudah menjadi pilihan buatku, aku terus melanjutkan kuliahku di teknik informatika.
Aku sangat menyukai menulis, dan menceritakan pengalaman ku di buku.
dan aku lebih tertarik menjadi seorang psikologi bukan di IT ini :(
namun sudah menjadi pilihan buatku, aku terus melanjutkan kuliahku di teknik informatika.
Dalam hidup aku juga tentu pernah menangis, meskipun aku bukan orang yang bisa dengan mudah menangis, aku cukup
tangguh, karna aku diajarkan oleh ibu dan ayah, untuk jadi anak yang slalu
tersenyum.
Dulu aku akan menangis ketika aku tak
menang saat berebut guling, namun sekarang aku menangis bukan karna guling lagi
ataupun permen.
Aku bisa menangis melihat orang-orang disekitarku tak memperdulikan aku lagi, aku cemburu ketika melihat orang yang
ku sayangi bersama orang lain, aku akan marah ketika ada orang lain yang
mendekati orang yang ku sayang.
Aku akan sedih ketika aku merasa
sendiri..
Aku akan kecewa ketika orang yang
kusayangi tak bisa ku percaya.
Aku putus asa ketika orang yang ku sayang tak lagi membutuhkan ku. aku kan menangis ketika ia pergi..
Aku putus asa ketika orang yang ku sayang tak lagi membutuhkan ku. aku kan menangis ketika ia pergi..
Aku takut kehilangan yang ada
dihidupku, terlebih orang-orang yang kusayangi.
Aku takut ketika aku harus berjalan sendiri.. aku sangat takut kesepian..
Aku takut ketika aku harus berjalan sendiri.. aku sangat takut kesepian..
Tapi aku tak suka keramaian, aku lebih
menyukai kedamain dan ketenangan..
Saat imajinasiku terbang, suatu saat
aku ingin mempunyai pendamping hidup yang kan mengerti buruknya diriku, dan
menerima yang ada di hidupku, mengerti egoisnya aku, dan tak bosan dengan
ke-bawel-an ku.
Yang terpenting, ia mencintai keluarga
ku..
Dan sekarang, aku ingin
menyelesaikan kuliah ku dulu, setelah itu aku bekerja dan membalas jasa
ke dua orang tuaku dan kakak-kakak ku..
Banyak impianku, aku juga sering
berimajinasi, saat aku bisa membuat rumah yang bagus untuk orang tuaku dari
jerih payahku sendiri..
Dan tinggal bersamama keluarga besarku…
Inilah hidupku, walau terlihat rumit tapi aku sangat
mencintainya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar