Rabu, 24 April 2013

aku...


19  tahun yang lalu aku masih anak kecil yang hanya bisa menangis ketika popok ku basah, atau merasa haus...
Seiring waktu berjalan, aku tumbuh dan menjadi lebih besar dari sebelumnya..

Yang ku tau saat aku berumur 3 atau 4 tahun hanyalah bermain dan tidur..

Hanya mengerti kata  “iya ma..”, sangat gembira ketika digendong ayah.. berebut sepeda dengan kakak.. menangis ketika merasa kalah.. mengadu kepada ayah ketika kakak tak memberiku permen… tidur bersama kakak2 ku, ayah dan ibu..

Itu masa kecilku yang indah..

Bermain dengan teman sebaya ku.. bermain disungai, sawah, dan belakang rumah.. itu adalah hal yang indah..

Beranjak dibangku sekolah, aku mulai mengerti pentingnya belajar, agar aku kelak bisa bekerja..

Jujur cita2 ku saat kecil adalah dokter, namun saat aku kelas 4 sekolah dasar, tiba-tiba saja aku ingin jadi guru.. Dan saat SMK aku ingin menjadi seorang reporter/jurnalis.

Namun jujur, aku baru mengenal diriku sendiri setelah kuliah  disemester 3 jurusan teknik Informatika di salah satu Universitas di yogyakarta. 
Aku sangat menyukai menulis, dan menceritakan pengalaman ku di buku. 
dan aku lebih tertarik menjadi seorang psikologi bukan di IT ini :(
namun sudah menjadi pilihan buatku, aku terus melanjutkan kuliahku di teknik informatika.

Dalam hidup aku juga tentu pernah menangis, meskipun aku bukan orang yang bisa dengan mudah menangis, aku cukup tangguh, karna aku diajarkan oleh ibu dan ayah, untuk jadi anak yang slalu tersenyum.

Dulu aku akan menangis ketika aku tak menang saat berebut guling, namun sekarang aku menangis bukan karna guling lagi ataupun permen.

Aku bisa menangis melihat orang-orang disekitarku tak memperdulikan aku lagi, aku cemburu ketika melihat orang yang ku sayangi bersama orang lain, aku akan marah ketika ada orang lain yang mendekati orang yang ku sayang.

Aku akan sedih ketika aku merasa sendiri..

Aku akan kecewa ketika orang yang kusayangi tak bisa ku percaya.
Aku putus asa ketika orang yang ku sayang tak lagi membutuhkan ku. aku kan menangis ketika ia pergi..

Aku takut kehilangan yang ada dihidupku, terlebih orang-orang yang kusayangi.
Aku takut ketika aku harus berjalan sendiri.. aku sangat takut kesepian..

Tapi aku tak suka keramaian, aku lebih menyukai kedamain dan ketenangan..

Saat imajinasiku terbang, suatu saat aku ingin mempunyai pendamping hidup yang kan mengerti buruknya diriku, dan menerima yang ada di hidupku, mengerti egoisnya aku, dan tak bosan dengan ke-bawel-an ku.

Yang terpenting, ia mencintai keluarga ku..

Dan sekarang, aku  ingin menyelesaikan  kuliah ku dulu, setelah itu aku bekerja dan membalas jasa ke dua orang tuaku dan kakak-kakak ku..

Banyak impianku, aku juga sering berimajinasi, saat aku bisa membuat rumah yang bagus untuk orang tuaku dari jerih payahku sendiri..

Dan tinggal bersamama keluarga besarku…


Inilah hidupku, walau terlihat rumit tapi aku sangat mencintainya..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar